Perhiasan Pada Zaman Neolitikum

By | January 30, 2022

Perhiasan Pada Zaman Neolitikum. Peralatan pada zaman neolitikum berupa berbagai jenis peralatan batu yang memiliki ukuran lebih kecil dan permukaannya dihaluskan dengan cara diasah. Manusia prasejarah tidak hanya mengumpulkan makanan, tetapi juga mencoba memproduksi makanan dengan bercocok tanam.

√ [Rangkuman Lengkap] Zaman Neolitikum Masanya Food Producing
√ [Rangkuman Lengkap] Zaman Neolitikum Masanya Food Producing from cerdika.com

Pada zaman neolitikum, mereka membuat perahu dengan sangat sederhana, batang pohon di gunakan untuk membuat badan perahu dan tiang untuk layar perahu. Peralatan yang diasah pada zaman ini adalah kapak lonjong dan kapak persegi. Mayat dikuburkan sekali, yakni dikubur langsung di dalam tanah atau diletakan dalam sebuah wadah/peti dan kemudian dikubur dan diikuti dengan upacara.

Dari Bentuk Model Pembuatannya, Dapat Diperkirakan Bagaimana Mereka Membuat Perhiasannya.

Perhiasan yang banyak ditemukan umumnya terbuat dari batu, baik batu biasa maupun batu berwarna/batu permata atau juga terbuat dari kulit kerang. Mayat dikuburkan sekali, yakni dikubur langsung di dalam tanah atau diletakan dalam sebuah wadah/peti dan kemudian dikubur dan diikuti dengan upacara. Hal ini yang membuat zaman neolitikum menjadi dasar kebudayaan indonesia.

Peralatan Yang Diasah Pada Zaman Ini Adalah Kapak Lonjong Dan Kapak Persegi.

Peralatan yang diasah pada zaman ini adalah kapak lonjong dan kapak persegi. Namun, karena mereka masih menganut faham animisme dan dinamisme, maka, untuk pohon yang akan di gunakan untuk menjadi bahan dasar perahu tersebut di doakan dan melakukan sebuah. Zaman neolitikum merupakan salah satu zaman pada masa prasejarah yang juga dikenal sebagai zaman batu muda.

Manusia Purba Pada Masa Zaman Tersebut Ingin Memperindah Dirinya Dengan Membuat Perhiasan.

Para arkeolog meneliti, sering sekali menemukan perhiasan yang dipercaya sudah ada pada zaman neolitikum. Pada zaman ini kehidupan manusia sudah mulai maju dengan adanya campur tangan dari homo sapiens, peralatan yang digunakan umumnya terbuat dari batu, dan hidup nomaden perlahan ditinggalkan. Pada masa itu manusia sudah mulai menetap di rumah panggung untuk menghindari bahaya binatang buas.

Adapun Dua Macam Cara Penguburan Pada Zaman Neolitikum, Yaitu:

Manusia prasejarah tidak hanya mengumpulkan makanan, tetapi juga mencoba memproduksi makanan dengan bercocok tanam. Peralatan pada zaman neolitikum berupa berbagai jenis peralatan batu yang memiliki ukuran lebih kecil dan permukaannya dihaluskan dengan cara diasah. Berarti pembentukan suatu masyarakat yang memerlukan segala peraturan kerja sama.

Kemampuan Pembuatan Perhiasan Manusia Purba Pun Berkembang Seiring Berkembangnya Zaman.

Penyebaran jenis kapak lonjong ini terutama di kepulauan indonesia bagian timur, misalnya di daerah papua, seram, dan minahasa. Cara hidup untuk memenuhi kebutuhannya telah mengalami perubahan pesat, dari cara food gathering menjadi food producting, yaitu dengan cara bercocok tanam dan memelihara ternak. Pada masa ini terjadi revolusi kebudayaan di mana adanya perubahan pola kehidupan masyarakatnya, yakni dari food gathering menjadi food producing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.