Perhiasan Pinto Aceh

By | November 3, 2021

Perhiasan Pinto Aceh. Pinto aceh diciptakan pada tahun 1935, dan segera populer dan menarik penggemar perhiasan tradisional perempuan, dari aceh maupun di luar aceh, bahkan sampai malaysia. Salah satunya adalah perhiasan pinto aceh.

Showroom Gemstone Gampong Lampaloh
Showroom Gemstone Gampong Lampaloh from lampaloh-gp.bandaacehkota.go.id

Perhiasan ini memiliki corak yang sangat indah. Pinto aceh adalah perhiasan favorit bagi masyarakat di nusantara. Kini, sebagian besar pelancong yang.

Sekarang Motif Ini Selain Ada Yang Masih Buatan Tangan Perajin Emas, Ada Juga Produksi Massal, Dan Banyak Dijual Sebagai Cindera Mata Yang Banyak Peminatnya.

Sekarang motif ini selain ada yang masih buatan tangan perajin emas, ada juga produksi massal, dan banyak dijual sebagai cindera mata yang banyak peminatnya. Berbicara mengenai sejarah awal munculnya perhiasan pinto aceh ternyata sudah muncul pada tahun 1926 ketika pemerintah kolonial belanda di kutaraja (banda aceh sekarang) menyelenggarakan satteling (pasar malam) terbesar yang digelar di esplanade (lapangan blang padang). Pinto aceh diciptakan pada tahun 1935, dan segera populer dan menarik penggemar perhiasan tradisional perempuan, dari aceh maupun di luar aceh, bahkan sampai malaysia.

Sampai Sekarang, Setiap Orang Luar Aceh Yang Berkunjung Ke Daerah Ini Hampir Dapat Dipastikan Akan Membawa Pulang Salah Satu Perhiasan Yang Bermotif Pinto Aceh.

Motif pinto aceh ini di ilhami dari bentuk pintu rumah aceh yang sekarang dikenal sebagai motif ukiran khas aceh. Perhiasan pinto aceh pertama sekali diciptakan pada 1935. Perhiasan ini biasa digunakan sebagai penyemat baju wanita.

Sering Digunakan Saat Memakai Pakaian Adat Aceh.

Ia terinspirasi dari monumen peninggalan raja aceh. Meskipun pada awalnya motif perhiasan pinto aceh hanya diciptakan untuk bros. Perhiasan pinto aceh masuk menjadi warisan budaya indonesia yang telah ditetapkan oleh kemendikbud (megahfmaceh.com).

Aceh Terkenal Dengan Perhiasan Khasnya.

Beberapa perhiasan emas khas aceh antara lain ayeum gumbak yang digunakan oleh kaum pria di sisi kanan kupiah meukeutop, pinto aceh yang sering digunakan sebagai mahar, cucok sanggoi yang disematkan disanggul seperti tusuk konde, keutab lhee lapeh yaitu kalung yang memiliki tiga tingkat, hingga talo keuieng yang merupakan ikat pinggang emas. Perhiasan berupa leontin ini bermotif tradisional aceh yang disebut pinto aceh (pintu aceh). Motif pinto aceh dibuat dengan ukiran piligran yang dijalin dengan motif bentuk pucuk pakis dan bunga.

Ketika Itu Pemerintah Kolonial Belanda Di Kutaraja (Sekarang Dikenal Dengan Banda Aceh) Menggelar Satteling (Pasar Malam.

Perhiasan ini pertama kali dibuat oleh mahmud ibrahim, seorang ahli pandai besi. Pinto aceh atau pinto khob adalah ragam hias atau motif khas aceh yang terkenal. Mahmud ibrahim membuat karyanya karena terinspirasi dari monumen peninggalan raja aceh, iskandar muda yang berbentuk monumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.