Zakat Perhiasan Perak

By | March 12, 2022

Zakat Perhiasan Perak. Jadi, setiap orang yang membeli perhiasan dari emas atau perak wajib mengeluarkan zakatnya 2,5% sebelum dipakai. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang cara menghitung dan mengeluarkan zakat perhiasan.

Syarah Bulughul Maram Bab Zakat 06 Zakat Perak (Uang)
Syarah Bulughul Maram Bab Zakat 06 Zakat Perak (Uang) from radiotarbiyahsunnah.com

Ada dua pendapat dalam masalah ini. Zakat emas dan zakat perak : Dalam perhiasan, masalah zakat ada yang disepakati dan ada yang diperselisihkan.

Kecuali Jika Diperdagangkan, Maka Terkena Kewajiban Zakat Perdagangan.

Atsar ‘atha` rahimahullahu “apabila perhiasan mencapai nishab zakat maka padanya ada zakat yang harus dikeluarkan,” katanya. Para ulama berbeda pendapat tentang hukum mengeluarkan zakat perhiasan emas dan perak. Dan pendapat yang kuat karena didukung oleh dalil adalah adanya.

Dalam Diskusi Fiqih, Perhiasan Ini Umumnya Terdiri Atas Empat Jenis Bahan, Yaitu Emas, Perak, Permata, Atau Mutiara.

Adapun yang dipakai oleh seorang wanita , maka inilah yang terdapat khilaf dikalangan para ulama’ menjadi empat pendapat , yaitu : Atsar ‘atha` t “apabila perhiasan mencapai nishab zakat maka padanya ada zakat yang harus dikeluarkan,” katanya. Zakat yang dikeluarkan (dengan perak) = 2,5% x 700 gram perak = 17,5 gram perak.

Untuk Perhiasan Emas Dan Perak Yang Di Simpan, Maka Ini Wajib Di Keluarkan Zakatnya, Sedangkan Yang Dijadikan Barang Perdagangan, Maka Hukumnya Kembali Pada Zakat Perdagangan.

Perhiasan dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: Perak wajib dikeluarkan zakat apabila beratnya menyamai atau melebihi 595 gram. Dalam perhiasan, masalah zakat ada yang disepakati dan ada yang diperselisihkan.

Perhiasan Yang Terbuat Dari Bahan Emas Dan Perak, Adakalanya Dibeli Dengan Tiga Maksud, Yaitu (1) Hendak Dijual Kembali Pada Waktu Yang Akan Datang, (2) Dipergunakan Sebagai Perhiasan, Dan (3) Untuk Maksud Disimpan.

Cara menghitung zakat emas dan perak. Maka dari alasan ini pula, zakat emas dan perak disamakan statusnya dengan zakat urudlut tijarah (zakat modal dagang). Para ulama berselisih pendapat mengenai apakah ada zakat pada perhiasan emas dan perak.

Jika Kurang Dari Itu, Tidak Ada Zakat Kecuali Jika Seseorang Ingin Bersedekah Sunnah.

Satu dirham setara dengan 2,975 gram perak. Yang disepakati adalah bahwa tidak wajib zakat pada perhiasan yang berupa intan, berlian, mutiara, yaqut. Semoga menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *